Portal berita ini berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan relevan bagi pembaca. Portal ini dirancang untuk memastikan konsistensi dalam gaya penulisan, tata bahasa, serta pengemasan berita.

Hubungi Kami

Alamat

Jl.Bendungan, Desa Batubantayo, Kecamatan Pinogaluman, Kab. Bolaang Mongondow Utara

Telepon

+62 813-5640-9505

Pasar Senggol resmi dibuka: Jawab kebutuhan hingga peredaran uang di daerah

Ferdianto Pontoh - Senin, 09 Maret 2026 | 09:14:39 WIB Dibaca 112X

Blog Image

Sekda Boltara buka secara resmi Pasar Senggol

riiljejak.id  —–»  Gebyar Pasar Senggol di Bolaang Mongondow Utara (Boltara), dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, bertempat di Lapangan Kembar Boroko, kemarin Minggu (8/3/2026).

Penyelenggaraan pasar Senggol ini menandai sebuah inisiatif penting pemerintah daerah dalam menstimulasi denyut perekonomian lokal.

Akan berlangsung selama sepuluh hari, dari 8 hingga 18 Maret 2026, kegiatan ini disamping ajang jual beli musiman menjelang Idul Fitri 1447 H, juga merupakan jembatan kemitraan antara pemerintah dan Asosiasi Pedagang Boltara. Dengan mengusung tema "UMKM adaptif-kreatif Boltara berdaya rakyat sejahtera,".

Diketahui, 85 stan diisi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan fokus strategis kegiatan ini pada pemberdayaan sektor informal.

Pasar Senggol telah lama dikenal di berbagai daerah sebagai mekanisme pasar temporer yang efektif, terutama dalam konteks lonjakan permintaan musiman seperti menjelang Idul Fitri. Bagi Pemda Boltara, inisiatif ini memiliki dampak multifaset serta memberikan likuiditas langsung kepada UMKM.

Lebih lanjut, dampak ekonomi Pasar Senggol melampaui transaksi di dalam stan itu sendiri. Aktivitas perdagangan yang meningkat memicu peredaran uang yang lebih cepat di tingkat lokal. Konsumen yang datang untuk berbelanja juga akan mendorong sektor jasa terkait, seperti transportasi lokal dan penyedia logistik kecil.

Sekda Boltara menekankan bahwa ini adalah upaya menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Perputaran uang yang terjadi dalam sepuluh hari ini berfungsi sebagai suntikan modal kerja sementara bagi banyak keluarga pedagang, yang sangat krusial untuk keberlanjutan usaha mereka pasca perayaan hari raya.

"Pasar Senggol bukan hanya sekadar pasar sementara, melainkan sebuah laboratorium ekonomi di mana pemerintah dapat memantau dinamika pasar, mengidentifikasi produk unggulan daerah, dan memberikan pembinaan langsung kepada pedagang mengenai standar kebersihan, harga wajar, dan pelayanan pelanggan, sejalan dengan visi 'berdaya rakyat sejahtera',"jelasnya.

Sekda menyatakan bahwa kegiatan Pasar Senggol ini merupakan gagasan Bupati Boltara yang telah dimulai sejak tiga tahun lalu dan kini kembali dilaksanakan sebagai tradisi tahunan dalam memfasilitasi kebutuhan warga jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.

"Diharapkan seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini, menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan selama pelaksanaan Pasar Senggol,"ajaknya.

Setelah kegiatan pembukaan, Sekretaris Daerah didampingi para Asisten, pimpinan OPD, camat Kaidipang, Danramil Kaidipang, Ketua panitia serta tokoh masyarakat meninjau langsung lapak-lapak para pedagang.***

Adv