Kukuhkan Tradisi Luhur, Bupati Boltara Terima Prosesi Adat Mopohabaru Jelang Idul Fitri 1447 H
Ferdianto Pontoh - Jumat, 13 Maret 2026 | 04:03:10 WIB Dibaca 42X
Bupati Boltara Terima Prosesi Adat Mopohabaru
riiljejak.id —–» Boltara, – Suasana khidmat menyelimuti kediaman resmi Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) di Desa Boroko, Kecamatan Kaidipang, Jumat (13/3/2026). Pemerintah Kabupaten Boltara secara resmi menerima prosesi adat Mopohabaru/Mopotau, sebuah tradisi luhur dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Prosesi ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan tertinggi masyarakat adat kepada pemimpin daerah atau Ki Doni Pangulu. Di hadapan Bupati Dr. Sirajudin Lasena, SE, M.Ec.Dev dan Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh, S.IP, Aliansi Lembaga Adat menyampaikan maklumat terkait kesiapan pelaksanaan hari kemenangan.
Mopohabaru merupakan jembatan komunikasi adat yang telah mengakar nadi di Boltara. Melalui tradisi ini, lembaga adat memberikan laporan resmi mengenai teknis pelaksanaan Sholat Idul Fitri kepada pemerintah.
Dalam pertemuan tersebut, Aliansi Lembaga Adat menetapkan para petugas Sholat Ied 1447 H sebagai berikut:
- Khatib Mimbar: Hi. Muhammad Yusuf Dani Pontoh, S.Ag., MH
- Imam: Ustadz Basir Binjanati, S.Pdi
- Bilal: Ismail Paputungan
Bupati Sirajudin Lasena dalam arahannya menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para pemangku adat yang terus menjaga nyala tradisi ini.
"Ini adalah tahun kedua Mopohabaru dilaksanakan di masa pemerintahan kami. Kami sangat berterima kasih kepada Aliansi Lembaga Adat yang terus mengawal nilai-nilai luhur daerah ini," ujar Bupati yang akrab disapa Ki Doni Pangulu tersebut.
Meski persiapan adat telah matang, Bupati tetap mengingatkan masyarakat untuk bersabar menunggu keputusan final dari pemerintah pusat.
"Untuk penetapan resmi 1 Syawal 1447 H, kita tetap merujuk dan menunggu pengumuman resmi dari Menteri Agama RI," tegasnya.
Terkait semarak kemenangan, Bupati menjelaskan bahwa Malam Takbiran tingkat kabupaten akan dipusatkan di kediaman Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah. Sementara itu, untuk tingkat kecamatan dan desa, masyarakat diimbau melaksanakan takbiran di masjid atau wilayah masing-masing demi menjaga kekhusyukan dan ketertiban.
Momentum ini juga diwarnai dengan aksi nyata kepedulian sosial. Bupati menyerahkan bantuan sembako kepada 38 penerima manfaat sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah menjelang lebaran.
Rangkaian acara ditutup dengan prosesi Khatam Al-Qur’an, menandai berakhirnya tadarus selama bulan suci Ramadan, disusul dengan kultum dan buka puasa bersama yang mempererat silaturahmi antar-elemen daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Bolmut, termasuk Wakapolres Bolmut, perwakilan Kejari dan Pengadilan Negeri Boroko, Sekda Bolmut, Ketua TP-PKK, para pimpinan perangkat daerah, tokoh agama, serta para Sangadi (Kepala Desa).***

