Portal berita ini berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan relevan bagi pembaca. Portal ini dirancang untuk memastikan konsistensi dalam gaya penulisan, tata bahasa, serta pengemasan berita.

Hubungi Kami

Alamat

Jl.Bendungan, Desa Batubantayo, Kecamatan Pinogaluman, Kab. Bolaang Mongondow Utara

Telepon

+62 813-5640-9505

Gubernur Gorontalo Tekankan Tiga Syarat Pengembangan Sorgum Berkelanjutan

Firar - Senin, 26 Oktober 2026 | 11:41:52 WIB Dibaca 6X

Blog Image

Gubernur Gusnar Ismail dan Dirut PT Sorbu Agro Energi Ferdi Budiman menandatangani MoU pengembangan sorgum di Aula Huyula, Senin (26/10/2026). (Foto: Istimewa).

riiljejak.id  —–»  Kota Gorontalo – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menekankan tiga syarat pengembangan sorgum berkelanjutan. Ia menyampaikan hal itu saat penandatanganan nota kesepahaman pengembangan sorgum di Aula Huyula, Senin (26/10/2026).

Pemerintah Provinsi Gorontalo menandatangani nota kesepahaman bersama PT Sorbu Agro Energi. Direktur Utama PT Sorbu Agro Energi Ferdi Budiman menghadiri langsung kegiatan tersebut.

Gubernur Gusnar menegaskan pentingnya kesiapan lahan, kepastian pasar, dan ekosistem industri. Ia menilai ketiga aspek itu menentukan keberlanjutan budidaya sorgum. Selain itu, ia mengingatkan agar pengembangan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan.

“Yang penting kita atur baik. Pertama, lahannya harus dipersiapkan. Kedua, siapa yang mau membeli. Ketiga, ekosistemnya. Kalau ketiga hal ini selesai, pengembangan sorgum bisa kita lakukan,” ujar Gusnar.

Gusnar juga menyoroti potensi sorgum untuk mendukung kebutuhan energi listrik. Ia menyebut pemanfaatan energi baru terbarukan di Gorontalo belum mencapai 30 persen. Karena itu, ia meminta tindak lanjut konkret segera setelah MoU.

“Saya menyambut baik kerja sama ini. Setelah penandatanganan nota kesepahaman, langkah-langkah konkret jangan terlalu lama dimulai. Jangan sampai seperti sebelumnya, banyak MoU, tetapi implementasinya ditunggu-tunggu,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sorbu Agro Energi Ferdi Budiman menjelaskan keunggulan sorgum sebagai komoditas alternatif. Ia menilai sorgum mampu bertahan di tengah tantangan kekeringan. Selain pangan, sorgum juga menghasilkan biomassa untuk energi.

“Seandainya kekeringan berkelanjutan sorgumnya akan terus bisa menghasilkan. Nah yang kedua adalah yang kita lihat ekosistem. Karena tanaman sorgum ini seandainya ekosistem tidak terbangun tidak bisa dimonetize,” ungkapnya.

Ferdi menyebut biomassa sorgum berpotensi mencapai 80 ton per hektare. Ia menegaskan pembangunan ekosistem industri menjadi kunci monetisasi potensi tersebut.

 

Terpopuler