Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Boltara Tegaskan Pancasila sebagai Perekat Persatuan di Era Digital
Ferdianto Pontoh - Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:50:49 WIB Dibaca 71X
Bertindak sebagai inspektur PLT Bupati Bolmut Mohammad Aditya Pontoh
riiljejak.id —–» Bolmut, — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Boltara, Kamis (1/10/2026).
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, upacara berlangsung khidmat dan penuh makna. Plt. Bupati Bolmut Mohammad Aditya Pontoh, S.IP bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara.
Salah satu rangkaian penting dalam upacara tersebut yakni Pembacaan Ikrar Kesetiaan terhadap Pancasila yang dilakukan oleh Anggota DPRD Kabupaten Bolmut. Ikrar tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Mohammad Aditya Pontoh menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak seharusnya dimaknai sebatas agenda seremonial tahunan.
Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk memperbarui tekad dan kesetiaan seluruh elemen bangsa terhadap Pancasila sebagai dasar negara sekaligus ideologi bangsa.
“Peringatan ini bukan sekadar rutinitas formal, tetapi menjadi momentum untuk memperbaharui janji setia kita kepada Pancasila,” tegasnya.
Tantangan Bangsa Bergeser ke Era Digital
Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, Plt. Bupati mengingatkan bahwa tantangan terhadap persatuan bangsa kini tidak selalu hadir dalam bentuk ancaman fisik.
Menurutnya, berbagai persoalan seperti adu domba, penyebaran hoaks, serta sikap mementingkan kelompok sendiri dapat menjadi ancaman terhadap persatuan apabila tidak disikapi secara bijak.
Karena itu, Pancasila harus ditempatkan sebagai penyaring utama dalam menentukan cara berpikir, bersikap, dan bertindak di tengah kehidupan masyarakat yang semakin terkoneksi secara digital.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat semangat gotong royong sebagai kekuatan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.
Gotong royong, kata dia, bukan hanya bagian dari tradisi sosial masyarakat Indonesia, tetapi juga merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila.
ASN dan Sangadi Diminta Perkuat Kolaborasi
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati turut mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Sangadi di Kabupaten Bolmut untuk memperkuat kolaborasi dalam menjalankan roda pemerintahan.
Sejumlah hal yang ditekankan yakni mengedepankan kerja sama dan mengikis ego sektoral, memperkuat literasi kebangsaan, serta memastikan nilai-nilai Pancasila tercermin dalam setiap kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pengamalan Pancasila dalam pemerintahan harus diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat dan bermuara pada terwujudnya keadilan sosial.
Menutup sambutannya, Mohammad Aditya Pontoh juga menyampaikan permohonan doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Bolmut dalam menjalankan amanah pemerintahan.
Ia sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Bolmut. Jika masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan, kami juga terbuka terhadap kritik dan masukan,” ujarnya.
Upacara tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Bolmut, Kejaksaan Negeri atau yang mewakili, Kapolres atau yang mewakili, Sekretaris Daerah dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, Pabung 1303/BM, perwakilan BPJS, Kakan Kemenhaj atau yang mewakili, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, pimpinan OPD, para Camat, Sangadi, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.***

