Portal berita ini berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan relevan bagi pembaca. Portal ini dirancang untuk memastikan konsistensi dalam gaya penulisan, tata bahasa, serta pengemasan berita.

Hubungi Kami

Alamat

Jl.Bendungan, Desa Batubantayo, Kecamatan Pinogaluman, Kab. Bolaang Mongondow Utara

Telepon

+62 813-5640-9505

Tuding Gubernur Sulit Ditemui, Ilham: Jangan Jadi Aktivis ‘Baperan’

Firar - Jumat, 02 Oktober 2026 | 16:39:36 WIB Dibaca 72X

Blog Image

Dandi

riiljejak.id  —–»  Tudingan Hendrawan Dwikarunia Datukramat selaku Direktur GERAKAN Institute sekaligus mantan Presiden BEM UNG 2023 ke Gubernur Gorontalo dibantah oleh Mohamad Ilham Sadu.

Aktivis Pemuda Gorontalo ini menilai pernyataan bahwa Gubernur seolah bermental feodal dan mengistimewakan pelayanan publik kepada pemilik modal ibarat sebuah peribahasa “jauh panggang dari api”.

“Pernyataan dan tudingan itu keliru, saya beberapa kali pernah memfasilitasi organ pemuda, LSM serta masyarakat untuk bertemu dengan Gubernur dan alhamdulillah diterima dengan baik dan Gubernur menyampaikan bahwa dirinya milik rakyat," terangnya.

Gubernur tidak pernah menghalangi dan memilah serta memilih siapa saja yang bisa bertemu dengannya, jangankan menerima audiens, Gubernur bahkan sering menghadiri undangan dari organ pemuda jika sedang berada di Gorontalo atau tidak bertabrakan dengan agenda penting dan strategis lainnya.

“Hari Rabu kemarin saja Gubernur terlihat menghadiri undangan peresmian Rumah Kebangsaan bersama kelompok Cipayung di Kota Gorontalo. Kita juga tidak bisa memaksakan kehendak jika seandainya Gubernur memiliki agenda penting lainnya atau sedang berada diluar daerah, saya juga pernah berusaha memfasilitasi organ pemuda namun hanya mendapatkan disposisi karena saat itu Gubernur sedang berada diluar daerah, tidak ada masalah dan tidak perlu baperan jadi aktivis," ujarnya.

Tidak sedikit juga yang memuji Gubernur karena bisa menerima masukan pendapat atau bertemu dimana saja dengannya untuk menyampaikan aspirasi.

“Bahkan pernah usai sholat Jum’at disalah satu mesjid, Gubernur menerima dengan baik kelompok masyarakat dan mahasiswa yang ingin berdiskusi serta menyampaikan aspirasi mereka," sambungnya.