Portal berita ini berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan relevan bagi pembaca. Portal ini dirancang untuk memastikan konsistensi dalam gaya penulisan, tata bahasa, serta pengemasan berita.

Hubungi Kami

Alamat

Jl.Bendungan, Desa Batubantayo, Kecamatan Pinogaluman, Kab. Bolaang Mongondow Utara

Telepon

+62 813-5640-9505

Wagub Idah Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas Melalui Pembiayaan dan Pendampingan Resmi

DB - Kamis, 11 Juni 2026 | 10:59:24 WIB Dibaca 15X

Blog Image

Foto: Istimewa

riiljejak.id  —–» Kota Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya perempuan, untuk memanfaatkan pembiayaan resmi yang disertai pendampingan usaha. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kapasitas usaha dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Pesan itu disampaikan Idah saat membuka kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar yang digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Manado di Gedung Gorontalo Post Convention Center (GPCC), Kamis (11/6/2026).

Idah menegaskan pelaku UMKM perlu memilih lembaga pembiayaan yang terpercaya. Selain itu, ia meminta pelaku usaha menghindari praktik pinjaman rentenir dan pinjaman online ilegal yang berpotensi merugikan usaha maupun keuangan keluarga.

"Jangan sekali-kali terjerat pinjaman rentenir maupun pinjaman online yang tidak jelas. Sekali terjebak, akan sangat sulit untuk melepaskan diri. Oleh karena itu, manfaatkanlah pembiayaan resmi yang disertai pendampingan dan pelatihan agar usaha dapat berkembang dengan sehat dan berkelanjutan,” ujar Idah.

Menurut Idah, perempuan memiliki peran strategis dalam pengembangan UMKM. Ia menilai perempuan lebih teliti dalam mengelola keuangan rumah tangga dan usaha. Karena itu, program pemberdayaan yang menghadirkan modal, pelatihan, dan pendampingan sangat dibutuhkan.

Selanjutnya, Idah menjelaskan keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada modal. Pelaku usaha juga perlu meningkatkan kemampuan manajemen, memahami kebutuhan pasar, dan menjaga kualitas produk.

Melalui kegiatan PKU Akbar, peserta memperoleh kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan usaha. Bekal tersebut diharapkan dapat memperluas peluang pengembangan usaha dan meningkatkan daya saing produk.

“PNM tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga mendampingi nasabah sejak awal. Ini menjadi nilai tambah yang sangat penting karena pelaku UMKM mendapatkan bekal pengetahuan dan pengalaman untuk mengembangkan usahanya hingga naik kelas,” tambahnya.

Selain itu, Idah menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam memperkuat sektor UMKM. Pemerintah terus menghadirkan berbagai program bantuan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui perangkat daerah dan lembaga mitra.

Pemerintah menyalurkan dukungan melalui program sosial, bantuan permodalan, serta pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat. Setiap program mengacu pada ketentuan yang berlaku dan hasil asesmen lapangan.

Kegiatan PKU Akbar turut dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Utara-Gorontalo Robert HP Sianipar, Pimpinan Cabang PNM Manado Zulfikar Arsyad, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo Bambang Setya Permana, perwakilan perbankan, serta ratusan pelaku usaha perempuan dan nasabah PNM.