Gubernur Gusnar Dorong Korpri Gorontalo Bangun Program Kesejahteraan Berkelanjutan
DB - Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41:07 WIB Dibaca 6X
Gubernur Gusnar Ismail memberi arahan pada Raker Korpri Provinsi Gorontalo di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Selasa (5/5/2026).
riiljejak.id —–» Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mendorong Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Provinsi Gorontalo menyusun program peningkatan kesejahteraan anggota secara berkelanjutan.
Arahan itu disampaikan Gusnar saat membuka Rapat Kerja Korpri di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Selasa (5/5/2026).
Gusnar menilai Korpri harus membangun kemandirian organisasi. Menurutnya, Korpri tidak lagi berada dalam pola lama seperti era Orde Baru.
Ia meminta Korpri memperkuat independensi sekaligus menghadirkan program nyata bagi kesejahteraan aparatur sipil negara.
“Melihat sejarah Korpri lebih banyak bicara politik, setelah reformasi kita bicara independensi sehingga masalah kesejahteraan hampir tidak tersentuh,” kata Gusnar.
Selain itu, Gusnar menilai Korpri belum menunjukkan kemandirian yang kuat. Kondisi itu, menurutnya, berdampak pada minimnya kesejahteraan anggota.
Karena itu, ia mengajak Korpri memperkuat kolaborasi dengan sektor perbankan dan lembaga keuangan. Dalam rapat kerja tersebut, sejumlah mitra hadir, seperti Bank SulutGo, Bank Syariah Indonesia, PT Taspen, serta BPJS Ketenagakerjaan.
Gusnar meminta Korpri memanfaatkan dukungan perbankan untuk membangun usaha produktif bagi anggota.
“Variabel ekonomi ada di sini, tinggal kita harus berpikir apa yang harus kita lakukan. Gunakanlah perbankan untuk mengkreasikan sebuah usaha yang berkelanjutan. Itu dibangun tidak nanti dekat-dekat pensiun, mulailah dari sekarang,” pintanya.
Di sisi lain, Gusnar juga menekankan pentingnya kekompakan dan jiwa korsa antaranggota Korpri. Ia membandingkan solidaritas Korpri dengan kekompakan anggota TNI dan Polri.
“Di TNI itu kalau ada hajatan jiwa korsanya kuat sekali. Ada angkatan yang meninggal dunia misalnya, itu panitianya angkatan itu semua. Mau jenderal mau kolonel tidak peduli,” bebernya.
Rapat kerja Korpri berlangsung selama satu hari. Panitia mengundang 125 pengurus, termasuk pejabat pimpinan tinggi pratama dan pengurus unit organisasi perangkat daerah.

