Dari Sukamakmur, Bolmut Teguhkan Dukungan untuk Gerakan Ekonomi Merah Putih
Fardiansyah Tamala - Jumat, 17 Oktober 2025 | 20:26:49 WIB Dibaca 284X
Bupati Bolmut Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, didampingi Ketua DPRD Frangky Chendra, Pabung 1303, Danramil Bintauna, Kapolsek Sangkup, Camat Sangkup, Kepala Desa Sukamakmur
riiljejak.id —–» BOLMUT – Peletakan batu pertama pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih Indonesia digelar di Desa Sukamakmur, Kecamatan Sangkup, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Jumat (17/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bolmut Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, didampingi Ketua DPRD Frangky Chendra, Pabung 1303, Danramil Bintauna, Kapolsek Sangkup, Camat Sangkup, Kepala Desa Sukamakmur , pengurus Koperasi Merah Putih Desa Sukamakmur, serta sejumlah kepala dinas terkait.
Peletakan batu pertama tersebut merupakan bagian dari kegiatan nasional pembangunan fisik 80.000 gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Indonesia yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Acara nasional ini turut dihadiri Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Wakil Panglima TNI, sejumlah wakil menteri, deputi lintas kementerian, serta kepala daerah di 800 titik gerai melalui konferensi video (Vicom).
Dalam arahannya, perwakilan Kementerian Desa mengajak seluruh elemen masyarakat desa untuk mendukung penuh program tersebut.
“Seluruh perangkat desa, BPD, pemuda, dan tokoh adat harus bersatu. Jangan ada silang pendapat atau sengketa. Kita harus mendukung agar tidak ada lagi air mata kemiskinan,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menyampaikan bahwa koperasi desa menjadi wujud nyata kemandirian ekonomi masyarakat.
“Sudah terlalu lama masyarakat desa hanya menjadi obyek dalam sistem ekonomi. Melalui Koperasi Merah Putih, mereka kini menjadi pelaku utama yang memiliki badan usaha sendiri,” ujar Ferry.
Program Koperasi Merah Putih Indonesia diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan dan menghadirkan kemandirian ekonomi dari desa ke tingkat nasional.

