Dorong Hilirisasi Ayam, Gusnar Ajak UIN Sultan Amai Siapkan SDM Strategis
Firar - Jumat, 04 September 2026 | 00:39:07 WIB Dibaca 8X
Foto: Istimewa
riiljejak.id —–» Kota Gorontalo — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengajak UIN Sultan Amai Gorontalo menyiapkan sumber daya manusia (SDM) strategis untuk mendukung pengembangan hilirisasi di daerah.
Gusnar menyampaikan hal itu saat menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan UIN Sultan Amai Gorontalo, Jumat (4/9/2026).
Menurut Gusnar, UIN Sultan Amai Gorontalo perlu membaca perkembangan lingkungan strategis dalam menentukan arah pengembangan kampus. Lingkungan strategis itu mencakup kondisi internal dan eksternal di tingkat lokal, nasional, regional, hingga global.
“Tantangan kita ke depan yakni membawa UIN Sultan Amai bisa eksis dan menjadi kebanggaan masyarakat Gorontalo. Oleh karena itu kita harus mengamati dan memperhitungkan lingkungan strategis agar bisa bersaing hingga tingkat nasional bahkan global,” kata Gusnar.
Gusnar juga mendorong UIN Sultan Amai Gorontalo menyiapkan SDM sesuai kebutuhan pembangunan. Ia meminta kampus tidak hanya mengikuti tren dalam menentukan program pendidikan.
Gusnar mencontohkan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di Gorontalo berupa hilirisasi ayam secara terintegrasi. Program tersebut memiliki nilai investasi sekitar Rp1,4 triliun.
Menurut Gusnar, peluang tersebut membutuhkan kesiapan SDM yang relevan. Karena itu, UIN Sultan Amai Gorontalo dapat merespons kebutuhan tersebut melalui pengembangan bidang peternakan dan kesehatan hewan.
“UIN harus bisa merespon ini dengan membuka fakultas peternakan atau kesehatan hewan. Argumentasinya ke pusat akan lebih mudah karena kita memiliki program nasional hilirisasi ayam terintegrasi. Saya mengajak UIN untuk melompat, jangan biasa-biasa saja,” ujarnya.
Gusnar menilai langkah tersebut dapat memperkuat peran UIN Sultan Amai Gorontalo dalam mendukung pembangunan daerah. Kampus juga dapat menyesuaikan pengembangan pendidikan dengan kebutuhan strategis Gorontalo.
Penandatanganan MoU BPIP dan UIN Sultan Amai Gorontalo tersebut juga diikuti kuliah umum oleh Kepala BPIP Yudian Wahyudi. Kuliah umum mengangkat tema “Menggali Nilai-Nilai Pancasila dan Moderasi Beragama sebagai Inspirasi Bernegara”.
Kegiatan tersebut melibatkan guru Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan, kepala sekolah dan madrasah, guru agama, serta mahasiswa.
Melalui momentum tersebut, Gusnar mendorong UIN Sultan Amai Gorontalo terus membaca peluang pembangunan. Ia menekankan pentingnya kesiapan SDM agar kampus dapat mengambil peran dalam agenda strategis daerah.

