UIN Sultan Amai Gandeng BPIP, Perkuat Pancasila dan Moderasi Beragama
Firar - Jumat, 04 September 2026 | 00:31:49 WIB Dibaca 7X
Foto: Istimewa
riiljejak.id —–» Kota Gorontalo — UIN Sultan Amai Gorontalo menggandeng Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk memperkuat aktualisasi nilai Pancasila dan moderasi beragama.
Kedua lembaga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di aula UIN Sultan Amai Gorontalo, Jumat (4/9/2026). Kepala BPIP Yudian Wahyudi dan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman tersebut.
Kerja sama ini memperkuat kolaborasi antara lembaga pemerintah dan perguruan tinggi dalam pembinaan ideologi Pancasila. UIN Sultan Amai Gorontalo juga mendorong integrasi nilai Pancasila dengan pendidikan keagamaan dan kehidupan kebangsaan.
Melalui kerja sama tersebut, UIN Sultan Amai Gorontalo mengembangkan pemikiran dan praktik baik terkait Pancasila. Kampus juga memperkuat penerapan moderasi beragama dalam lingkungan pendidikan.
Yudian Wahyudi menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam pembinaan ideologi Pancasila. Karena itu, BPIP membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak.
“Kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BPIP dengan perguruan tinggi dalam penyelenggaraan Pancasila. Pembinaan ideologi Pancasila harus dilakukan secara kolaboratif, oleh karena itu BPIP tidak dapat bekerja sendiri, butuh sinergi dengan kementerian lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta seluruh elemen masyarakat,” kata Yudian dalam sambutannya.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengapresiasi kolaborasi BPIP dan UIN Sultan Amai Gorontalo. Ia menilai kerja sama tersebut menjadi momentum penting bagi kampus yang baru bertransformasi menjadi perguruan tinggi negeri.
“Ini adalah sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi UIN Sultan Amai yang baru saja bertransformasi menjadi perguruan tinggi negeri. Kepala BPIP merupakan pejabat tinggi negara yang pertama datang ke Gorontalo untuk berkolaborasi dengan UIN. Ini menjadi tonggal bagi UIN Sultan Amai untuk menopang dan mengawal Gorontalo ke depan,” kata Gusnar.
Selain penandatanganan MoU, UIN Sultan Amai Gorontalo juga menggelar kuliah umum bersama Yudian Wahyudi. Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Menggali Nilai-Nilai Pancasila dan Moderasi Beragama sebagai Inspirasi Bernegara”.
Guru Pancasila dan Kewarganegaraan mengikuti kegiatan tersebut. Para kepala sekolah dan madrasah, guru agama, serta mahasiswa juga mengikuti kuliah umum.
Kolaborasi UIN Sultan Amai Gorontalo dan BPIP memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembinaan ideologi Pancasila. Kerja sama tersebut juga mendorong penguatan moderasi beragama melalui pendidikan dan kehidupan kebangsaan.

