Bupati Sirajudin Lasena Buka Musrenbang 2026, Fokus Akselerasi Pemerataan dan Penguatan UMKM
Ferdianto Pontoh - Kamis, 12 Februari 2026 | 16:07:11 WIB Dibaca 58X
Bupati Boltara Sirajudin Lasena saat membuka Musrenbang 2026
riiljejak.id —–» Boltara, – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE.,M.Ec.Dev, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan tersebut digelar secara virtual dan dipusatkan di ruang kerja Bupati. Kamis, (11/2/2026).
Musrenbang kali ini mengusung rancangan tema pembangunan Tahun 2027, yakni “Akselerasi Pemerataan, Kewirausahaan, Kenyamanan, dan Tata Kelola.” Tema tersebut menjadi arah kebijakan pembangunan daerah untuk tahun mendatang.
Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin Lasena memaparkan sejumlah prioritas pembangunan yang akan menjadi fokus pemerintah daerah. Prioritas tersebut meliputi pemerataan akses dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kewirausahaan, UMKM dan koperasi, peningkatan kenyamanan dan keamanan serta kualitas lingkungan hidup, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel.
Ia menegaskan bahwa seluruh masukan yang dihasilkan dalam forum Musrenbang akan diselaraskan dengan prioritas pembangunan tersebut agar perencanaan berjalan terarah dan tepat sasaran.
“Musrenbang menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi serta menyelaraskan program pembangunan agar sejalan dengan visi dan prioritas daerah,” ujar SJL sapaan akrabnya.
Selain itu, SJL juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, dan kejujuran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat bekerja dengan penuh semangat, dedikasi, serta rasa tanggung jawab yang tinggi.
Tak kalah penting, Bupati mengingatkan perlunya kolaborasi dan koordinasi antar perangkat daerah sebagai satu kesatuan dalam mencapai tujuan bersama. Melalui Musrenbang ini, diharapkan terjalin komunikasi yang efektif, pertukaran gagasan, serta penguatan sinergi antar lembaga dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.***

