Portal berita ini berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan relevan bagi pembaca. Portal ini dirancang untuk memastikan konsistensi dalam gaya penulisan, tata bahasa, serta pengemasan berita.

Hubungi Kami

Alamat

Jl.Bendungan, Desa Batubantayo, Kecamatan Pinogaluman, Kab. Bolaang Mongondow Utara

Telepon

+62 813-5640-9505

Perangi Narkoba, Pemkab Boltara dan BNN Bolmong Jajaki Pembentukan Unit Pelayanan Terpadu P4GN

Ferdianto Pontoh - Kamis, 30 April 2026 | 12:11:36 WIB Dibaca 104X

Blog Image

Pemkab Boltara dan BNN Bolmong Jajaki Pembentukan Unit Pelayanan Terpadu P4GN

riiljejak.id  —–»  Boltara, – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menunjukkan komitmen serius dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Hal ini ditegaskan saat Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, menerima kunjungan kerja Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bolaang Mongondow, Recky M. Rotinsulu, SE., ME, di ruang kerjanya, Kamis (30/4/2026).

Fokus Utama: Pembentukan Unit Pelayanan Terpadu

Kunjungan audiensi ini berfokus pada rencana strategis pembentukan Unit Pelayanan Terpadu terkait Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN) di wilayah Kabupaten Boltara.

Langkah ini dinilai mendesak mengingat tren penyalahgunaan narkoba secara nasional yang menunjukkan grafik peningkatan. Berdasarkan data survei prevalensi tahun 2025 yang dirilis BNN bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), angka penyalahgunaan di Indonesia kini mencapai 2,11% atau setara dengan 4,15 juta jiwa.

"Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan tahun 2023 yang berada di level 1,73%. Oleh karena itu, sinergi lintas lembaga adalah harga mati untuk mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar)," ujar pihak BNN dalam pertemuan tersebut.

Bupati Sirajudin Lasena menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menekankan bahwa perlindungan terhadap generasi muda di Boltara dari ancaman barang haram tersebut memerlukan kolaborasi yang konkret, bukan sekadar seremonial.

""Perlindungan terhadap generasi muda di Boltara dari ancaman barang haram memerlukan kolaborasi yang konkret, bukan sekadar seremonial," ujar Bupati Sirajudin Lasena saat menyambut baik inisiatif BNN.

Dengan adanya Unit Pelayanan Terpadu ini nantinya, diharapkan pengawasan dan edukasi P4GN di Kabupaten Boltara dapat berjalan lebih masif, terstruktur, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok desa.

Turut mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Kesehatan, Kakan Kesbangpol, Kepala Bagian Prokopim, Kepala Bagian Organisasi.***