BPS Gorontalo Petakan Pejabat dan ASN Pemprov Untuk Tuntaskan Sensus Ekonomi
Firar - Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:10:31 WIB Dibaca 7X
Foto: Istimewa
riiljejak.id —–» BPS Provinsi Gorontalo segera memetakan pejabat dan ASN Pemprov Gorontalo untuk mengikuti pendataan Sensus Ekonomi 2026.
Kepala BPS Provinsi Gorontalo Agus Sudibyo menyampaikan rencana tersebut saat mendampingi tim sensus mendata Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Jumat (14/8/2026).
Agus menjelaskan, BPS melanjutkan pendataan gubernur untuk memastikan kelengkapan data Sensus Ekonomi 2026. Tim BPS juga menggali informasi yang lebih rinci dalam pendataan lanjutan tersebut.
Tim BPS sebelumnya mendata Gusnar pada 15 Juni 2026. Pendataan lanjutan kali ini melengkapi informasi dari pendataan sebelumnya.
Agus menyebut waktu bertemu responden masih menjadi tantangan bagi petugas. Namun, BPS terus mencari cara untuk mengatasi kendala tersebut.
“Sampai hari ini tantangan bagi kami biasanya terkait dengan waktu bertemu dengan responden. Tapi sejauh ini kami bisa mengatasinya,” kata Agus.
Selanjutnya, BPS akan memetakan pejabat dan ASN di lingkungan Pemprov Gorontalo. BPS akan memulai pemetaan setelah 17 Agustus 2026.
“Nah terkait dengan itu, setelah tanggal 17 ini mungkin kami akan memetakan satu-satu, terutama untuk teman-teman pejabat di lingkungan OPD Provinsi Gorontalo beserta teman-teman ASN,” lanjutnya.
BPS akan berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo melalui surat resmi. Koordinasi tersebut bertujuan mendorong partisipasi pejabat dan ASN dalam pendataan.
Agus menargetkan BPS menuntaskan pendataan keluarga pada 31 Agustus 2026. Petugas akan mendatangi keluarga yang belum mengikuti pendataan.
“Jadi harapannya sampai dengan tanggal 31 Agustus, sisa yang keluarga itu bisa kita datangi semuanya. Dan kita bisa 100 persen di tanggal 31 Agustus,” kata Agus.
Secara keseluruhan, BPS menargetkan Sensus Ekonomi 2026 mencapai 535 ribu muatan. Target tersebut mencakup pendataan usaha dan keluarga di Provinsi Gorontalo.
Hingga Jumat (14/8/2026), BPS mencatat realisasi keseluruhan mencapai 101 persen. Namun, pendataan keluarga baru mencapai sekitar 80 persen.
Karena itu, BPS akan memperkuat pendataan keluarga hingga akhir Agustus. Pemetaan pejabat dan ASN juga menjadi bagian dari upaya BPS melengkapi data Sensus Ekonomi 2026.

