Portal berita ini berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan relevan bagi pembaca. Portal ini dirancang untuk memastikan konsistensi dalam gaya penulisan, tata bahasa, serta pengemasan berita.

Hubungi Kami

Alamat

Jl.Bendungan, Desa Batubantayo, Kecamatan Pinogaluman, Kab. Bolaang Mongondow Utara

Telepon

+62 813-5640-9505

Gusnar Minta Program Nasional di Gorontalo Lebih Terbuka ke Masyarakat

Firar - Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:36:44 WIB Dibaca 3X

Blog Image

Foto: Istimewa

riiljejak.id  —–» Kota Gorontalo – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meminta instansi vertikal dan satuan kerja pemerintah pusat memperluas penyebaran informasi program nasional kepada masyarakat.

Gusnar menilai masyarakat perlu mengetahui program, anggaran, dan manfaat pembangunan yang pemerintah jalankan di Gorontalo.

Ia menyampaikan permintaan itu dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) di Ruangan Dulohupa, Kantor Gubernur Gorontalo, Kamis (27/8/2026).

Rakorev tersebut membahas pelaksanaan berbagai program nasional di wilayah Provinsi Gorontalo.

Gusnar meminta setiap kantor wilayah dan satuan kerja memaksimalkan peran kehumasan dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menurutnya, setiap instansi perlu memanfaatkan berbagai saluran media untuk memperkenalkan program pemerintah kepada masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa keterbukaan informasi publik menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Gusnar menilai banyak program pemerintah memiliki manfaat besar, tetapi masyarakat belum sepenuhnya mengetahui pelaksanaannya.

“Rakyat menunggu hasil rapat ini. Semua bisa jadi berita, termasuk alokasi yang disiapkan pemerintah untuk anggaran transportasi tol laut Sabuk Nusantara dengan harga tiket Rp35 ribu. Ini rakyat tidak tahu, padahal kita sudah bekerja,” tegas Gusnar.

Salah satu program yang mendapat perhatian ialah layanan angkutan laut perintis di pangkalan Gorontalo dan Kwandang.

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp62,2 miliar untuk layanan angkutan laut perintis di Provinsi Gorontalo pada 2026.

Anggaran tersebut mendukung operasional empat kapal yang melayani masyarakat melalui jalur tol laut.

Empat kapal tersebut meliputi KM Sabuk Nusantara 97, KM Sabuk Nusantara 83, KM Sabuk Nusantara 76, dan KM Daraki.

Gusnar menilai informasi mengenai program tersebut perlu menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Ia meminta instansi pemerintah membangun komunikasi yang terbuka dengan media dan menyediakan data yang dibutuhkan untuk kepentingan publikasi.

“Oleh karena itu manfaatkan semua media. Jangan kalau ada wartawan kita justru menghindar, mereka perlu data dan rakyat butuh informasi program yang akan dan telah dilaksanakan pemerintah,” pungkasnya.

Gusnar berharap keterbukaan informasi dapat memperluas pemahaman masyarakat terhadap program pemerintah sekaligus memastikan manfaat pembangunan diketahui oleh publik.