Gubernur Gorontalo Minta Program P4GN Sasar Kelompok Rentan Dengan Target Terukur
Firar - Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:40:41 WIB Dibaca 7X
Foto: Istimewa
riiljejak.id —–» Kota Gorontalo – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meminta pemerintah daerah memperkuat program pencegahan narkotika dengan target yang jelas dan terukur.
Gusnar menyampaikan hal itu setelah Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo menandatangani nota kesepakatan P4GN, Selasa (18/8/2026).
Penandatanganan berlangsung di Ruang Dulohupa, Gubernuran Gorontalo. Gubernur Gusnar Ismail dan Kepala BNNP Gorontalo Brigjen Pol. Sri Bardiyati menandatangani nota kesepakatan tersebut.
Gusnar meminta BNNP dan organisasi perangkat daerah (OPD) segera menyusun perjanjian kerja sama yang konkret. Ia juga meminta setiap OPD menyusun program sesuai tugas masing-masing.
Gusnar menyebut Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Diskominfotik, serta Dinas Pemuda dan Olahraga sebagai OPD yang perlu segera bergerak.
Menurut Gusnar, pemerintah harus menentukan target penerima manfaat dalam setiap program. Ia mencontohkan kegiatan sosialisasi bagi kelompok nelayan.
“Saya minta materinya terukur misalnya nelayan, berikan sosialisasi kepada 1000 nelayan. Taruh 1000 jangan mengambang lagi. Ini nelayan di Gorontalo 1000 yang disosialisasi 50 orang,” tegas Gusnar.
Selain nelayan, Gusnar meminta program pencegahan menyasar kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan narkotika. Kelompok tersebut mencakup penambang dan pengemudi.
Gusnar menilai target terukur dapat menjaga program agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Pemerintah juga dapat mengevaluasi capaian setiap kegiatan berdasarkan target tersebut.
Sementara itu, Kepala BNNP Gorontalo Brigjen Pol. Sri Bardiyati menyebut kelompok penambang, nelayan, dan pengemudi menjadi kelompok yang banyak masuk dalam penanganan pengguna narkotika di Gorontalo.
Sri mengatakan pengguna dari kalangan pelajar dan mahasiswa relatif jarang ditemukan. Karena itu, BNNP tetap mendorong edukasi pencegahan sejak usia dini.
Sri menilai kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam memperkuat program P4GN di Gorontalo.
“Terkait dengan penatangan Nota kesepakatan ini, yang dilaksanakan hari ini tentunya karena bentuk nyata dari sebuah komitmen yang selama ini terus kami dorong yaitu membangun P4GN melalui Pendekatan kolaborasi dan lintas Sektor,” ungkap Sri.
Selanjutnya, Sri berharap seluruh OPD segera menerjemahkan nota kesepakatan tersebut ke dalam rencana kerja. BNNP Gorontalo juga siap mendukung sosialisasi dan edukasi P4GN di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.
Dengan langkah tersebut, Pemprov Gorontalo dan BNNP Gorontalo dapat mengarahkan pencegahan narkotika kepada kelompok sasaran secara lebih tepat. Program juga dapat memiliki indikator capaian yang jelas.

