Meriahkan Haornas ke-43, Mahasiswa Pendidikan Jasmani UNG Gelar Permainan Tradisional
Jurnalis riiljejak.id - Jumat, 11 September 2026 | 19:56:23 WIB Dibaca 251X
Layout Haornas ke-43
riiljejak.id —–» Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026, mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani (Penjas), Universitas Negeri Gorontalo (UNG), menggelar berbagai kegiatan olahraga yang dikemas melalui Senam Jumat Bersama dan permainan tradisional. Gorontalo, 11 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan semangat berolahraga, mempererat kebersamaan antar mahasiswa, sekaligus mengenalkan dan melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari budaya olahraga Indonesia.
Kegiatan diawali dengan Senam Jumat Bersama, yang merupakan salah satu program unggulan Jurusan Pendidikan Jasmani UNG dan dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat. Dosen dan mahasiswa mengikuti senam dengan penuh antusias sebagai upaya membangun kebiasaan hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan jurusan.
Usai senam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan tradisional yang melibatkan mahasiswa dari berbagai angkatan. Mahasiswa Angkatan 2026 yang terdiri atas enam kelas dan Angkatan 2025 yang terdiri atas lima kelas turut berpartisipasi dalam kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat.
Menariknya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa Semester V Angkatan 2024 yang sedang menempuh mata kuliah Permainan Tradisional. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Semester V berperan sebagai panitia pelaksana yang bertanggung jawab dalam mempersiapkan, mengatur, hingga mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan.
Keterlibatan mahasiswa dalam kepanitiaan menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual, di mana teori dan materi yang diperoleh selama perkuliahan dapat diterapkan secara langsung dalam sebuah kegiatan olahraga.
Empat permainan tradisional yang dipertandingkan dalam kegiatan ini yakni Hadang, Estafet Sarung, Terompa Panjang, dan Bentengan. Permainan tersebut dipilih karena tidak hanya menghadirkan suasana kompetitif dan menyenangkan, tetapi juga mengandung berbagai nilai pendidikan, seperti kerja sama, kekompakan, komunikasi, kecepatan, kelincahan, strategi, sportivitas, dan tanggung jawab.
Ketua Jurusan Pendidikan Jasmani UNG, Ella H. Tumaloto, M.Pd., yang juga merupakan inisiator kegiatan, mengatakan bahwa peringatan Haornas tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan aktivitas fisik, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun karakter dan kebersamaan mahasiswa.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya aktif secara fisik, tetapi juga dapat membangun kebersamaan, kekompakan, sportivitas, dan rasa tanggung jawab dalam sebuah tim,” ujar beliau.
Menurutnya, permainan tradisional memiliki nilai yang sangat penting dalam pendidikan jasmani. Hadang, estafet sarung, terompa panjang, maupun bentengan menuntut peserta untuk mampu berkomunikasi, menyusun strategi, saling percaya, serta bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
“Olahraga bukan hanya tentang menang dan kalah. Di dalamnya ada nilai persaudaraan, kebersamaan, disiplin, dan sportivitas yang harus terus kita tumbuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jurusan Pendidikan Jasmani, Sulasikin Sahdi Kadir, S.Pd.,M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan sosial sekaligus menjaga kebugaran jasmani.
Ia menilai permainan tradisional memiliki nilai edukatif yang relevan dengan dunia pendidikan jasmani karena peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik, tetapi juga kemampuan bekerja sama dan membangun komunikasi dengan anggota tim.
“Yang paling penting dari kegiatan ini bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana mahasiswa bisa menikmati prosesnya, membangun kekompakan, dan menjunjung tinggi sportivitas,” jelas Sulasikin.
Ia juga berharap kegiatan peringatan Haornas dapat terus dikembangkan oleh Jurusan Pendidikan Jasmani melalui berbagai aktivitas olahraga yang kreatif, edukatif, dan mampu melibatkan seluruh mahasiswa.
“Harapan kami, semangat Haornas tidak berhenti setelah kegiatan ini selesai. Mahasiswa harus terus menjadikan olahraga sebagai bagian dari pola hidup sehat sekaligus menjadikan nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Setiap kelompok saling memberikan dukungan kepada peserta yang bertanding. Meski persaingan berlangsung sengit, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan dalam suasana kekeluargaan dan menjunjung tinggi sportivitas.
Ketua Panitia, Geril Nevile Ridhan P. Tumulo, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Keberhasilan kegiatan ini bukanlah hasil kerja satu atau dua orang, melainkan hasil dari kerja sama, kekompakan, dan tanggung jawab kita semua. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi semangat dan kontribusi yang telah diberikan,” ujar Geril.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Haornas, tetapi juga meninggalkan manfaat bagi seluruh mahasiswa yang terlibat.
“Saya juga berharap kegiatan ini tidak hanya meninggalkan kenangan yang menyenangkan, tetapi juga memberikan manfaat dalam mempererat silaturahmi, meningkatkan sportivitas, serta menumbuhkan kecintaan kita terhadap permainan tradisional sebagai bagian dari budaya bangsa,” lanjutnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia turut memberikan hadiah sederhana kepada para pemenang dari setiap permainan. Peserta yang berhasil meraih prestasi juga memperoleh sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan pencapaian mereka dalam kegiatan Haornas ke-43.
Pemberian hadiah dan sertifikat tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus aktif dalam kegiatan olahraga maupun berbagai aktivitas positif lainnya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa peringatan Haornas dapat dikemas secara sederhana namun tetap memiliki nilai edukatif dan kebersamaan. Perpaduan antara Senam Jumat Bersama dan permainan tradisional memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus mendorong mahasiswa untuk menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga tak luput dari partisipasi dosen-dosen penjaskes, mulai dari bapak Prof. Dr. Hariadi Said, MS, ibu Risna Podungge, S.Pd., M.Pd, pak Mohamad Reza Pratama Diuli, M.Pd, ibu Sintia kojongkam, M.Pd., pak Rahmat Safitra Madu, M.Pd, dan seluruh staf jurusan lainya.
Juga bagi mahasiswa Semester V Angkatan 2024, kegiatan ini menjadi pengalaman pembelajaran dalam menerapkan materi mata kuliah Permainan Tradisional secara langsung. Sementara bagi mahasiswa Angkatan 2025 dan 2026, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk berolahraga, bersosialisasi, membangun kekompakan, serta menikmati semangat perayaan Haornas bersama.
Melalui perayaan Haornas ke-43 Tahun 2026, mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani Universitas Negeri Gorontalo turut menunjukkan bahwa semangat olahraga dapat diwujudkan melalui kegiatan sederhana namun penuh makna: bergerak bersama, bermain dengan gembira, menjunjung sportivitas, mempererat kebersamaan, dan melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari budaya bangsa. (Ihlas)

