Bawa Nama Gorontalo ke Semarang, Idah Tekankan Misi Kafilah di MTQ Bukan Sekadar Raih Prestasi
Firar - Kamis, 10 September 2026 | 17:25:39 WIB Dibaca 11X
Foto: Istimewa
riiljejak.id —–» Kota Gorontalo — Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menekankan misi kafilah Gorontalo dalam MTQ Nasional XXXI di Semarang.
Idah meminta 31 kafilah tidak hanya mengejar prestasi dalam ajang tersebut. Ia juga meminta mereka membawa nama baik Gorontalo melalui sikap dan perilaku.
Idah menyampaikan pesan itu saat melepas kontingen Gorontalo di Aula Rumah Jabatan Wagub, Kamis (10/9/2026).
Kontingen Gorontalo terdiri atas 25 peserta dan enam pelatih. Mereka akan mengikuti MTQ Nasional yang mempertemukan peserta terbaik dari berbagai daerah.
Menurut Idah, para kafilah membawa harapan pemerintah dan masyarakat Gorontalo. Mereka juga membawa harapan orang tua, guru, dan pelatih.
“Keberangkatan bapak, ibu, serta anak-anakku seluruh ke Semarang untuk mewakili Provinsi Gorontalo pada MTQ Nasional ke-31 tentu membawa banyak harapan. Harapan itu bukan hanya dari pemerintah daerah, tetapi juga dari orang tua, para guru, pelatih, dan seluruh masyarakat Gorontalo,” ujar Idah.
Karena itu, Idah meminta kafilah menunjukkan akhlak dan adab selama mengikuti seluruh rangkaian MTQ. Ia juga meminta peserta menjaga kedisiplinan dan kesehatan.
Idah menilai MTQ menjadi ruang untuk menunjukkan kualitas generasi Qur’ani Gorontalo. Ia berharap peserta memadukan kemampuan lomba dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
“MTQ ini menjadi momentum penting bagi kita untuk menunjukkan bahwa Provinsi Gorontalo memiliki generasi Qur'ani yang unggul, berprestasi, berakhlak, dan memiliki daya saing. Oleh karena itu, tampilkan kemampuan terbaik, namun tetap jaga adab dan niat dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan,” jelasnya.
Selain itu, Idah meminta kafilah menjadi duta Al-Qur’an selama berada di Semarang. Mereka dapat memperkenalkan karakter Gorontalo sebagai daerah yang religius.
“Jadilah duta Al-Qur'an yang membawa nama harum Gorontalo. Kurangnya bahwa kita datang bukan hanya untuk berlomba, tetapi juga untuk membawa nilai-nilai Al-Qur'an dalam sikap dan perilaku. Saya berharap seluruh kafilah diberikan kesehatan, kelancaran, dan mampu meraih hasil terbaik,” tutur Idah.
Idah juga meminta peserta menjaga kondisi fisik dan mental. Ia mengingatkan kafilah untuk mengatur waktu istirahat selama mengikuti kegiatan.
Selain misi keagamaan, Idah melihat kehadiran kafilah sebagai peluang memperkenalkan Gorontalo. Para peserta dapat memperkenalkan budaya, ekonomi kreatif, dan destinasi wisata daerah.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Gorontalo menyerahkan uang saku kepada peserta kafilah. Bantuan itu menjadi bentuk dukungan selama mereka menjalankan tugas di Semarang.
MTQ Nasional XXXI berlangsung di Kota Semarang pada 11–20 September 2026. Ajang tersebut mengangkat tema “Menebar Cahaya Al-Qur'an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban.”

