Pemprov Gorontalo Siapkan Tandon Air untuk Atasi Krisis Air di Bongohulawa
Firar - Jumat, 11 September 2026 | 18:39:03 WIB Dibaca 16X
Foto: Istimewa
riiljejak.id —–» Kab. Gorontalo — Pemerintah Provinsi Gorontalo menyiapkan tandon air untuk membantu warga Desa Bongohulawa, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo.
Pemprov Gorontalo menyalurkan bantuan itu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Bantuan tersebut menyasar warga yang menghadapi kesulitan air bersih akibat kekeringan.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meninjau langsung penyaluran bantuan pada Jumat (11/9/2026). Pemerintah mencatat 661 jiwa di empat dusun mengalami kesulitan air bersih.
Selain air bersih, Pemprov Gorontalo menyerahkan tandon berkapasitas 1.100 liter. Warga dapat menggunakan tandon tersebut secara bersama untuk memenuhi kebutuhan air.
Gubernur Gusnar mengatakan tandon dapat membantu warga menyimpan air lebih efisien. Dengan begitu, pemerintah tidak perlu mengirimkan air setiap hari.
“Kita berikan bantuan air sekaligus tong air, sebab kalau kita salurkan air setiap hari tidak efisien harus ada tong air. Jadi nanti setiap desa kita datangi,” kata Gubernur Gusnar.
Selanjutnya, Gusnar meminta warga menghemat penggunaan air selama kekeringan berlangsung. Ia juga mengajak warga tetap sabar menghadapi kondisi tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Desa Bongohulawa Yunus Sunati mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap kebutuhan warga. Ia menyebut bantuan air bersih sangat membantu aktivitas warga sehari-hari.
“Kami atas nama pemerintah menyampaikan banyak banyak terima kasih pak, memang sudah dari kemarin dulu sangat mengharapkan ini pak, alhamdulillah sejak dari pagi sampai sore ini pemerintah kabupaten dan provinsi sudah melayani dusun-dusun yang lain pak. Terima kasih,” tuturnya.
Yunus menjelaskan, sekitar 100 kepala keluarga atau 661 jiwa terdampak kekeringan di Bongohulawa. Warga selama ini mengandalkan satu sumur untuk memenuhi kebutuhan empat dusun.
Namun, sumber air tersebut kini mengering akibat kemarau. Kondisi itu membuat warga semakin kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Karena itu, bantuan air dan tandon menjadi langkah pemerintah untuk menjaga ketersediaan air bagi warga. Pemprov Gorontalo juga berencana mendatangi desa lain yang mengalami persoalan serupa.

