Portal berita ini berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan relevan bagi pembaca. Portal ini dirancang untuk memastikan konsistensi dalam gaya penulisan, tata bahasa, serta pengemasan berita.

Hubungi Kami

Alamat

Jl.Bendungan, Desa Batubantayo, Kecamatan Pinogaluman, Kab. Bolaang Mongondow Utara

Telepon

+62 813-5640-9505

Resmi Dibuka, GKK 2026 Tak Sekadar Karnaval, Gusnar Ingin UMKM Karawo Makin Berkembang

Firar - Sabtu, 12 September 2026 | 22:24:24 WIB Dibaca 15X

Blog Image

Foto: Istimewa

riiljejak.id  —–» Kota Gorontalo — Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2026 resmi dibuka dan kembali masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Pemerintah Provinsi Gorontalo mendorong kegiatan ini memberi dampak lebih besar bagi perajin dan pelaku UMKM Karawo.

GKK 2026 masuk dalam KEN berdasarkan Keputusan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Nomor SK/2/HK.01.02/MP/2026 tentang Karisma Event Nusantara Tahun 2026.

Pengakuan tersebut memperkuat posisi GKK sebagai agenda pariwisata budaya Gorontalo. Namun, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail ingin karnaval tersebut memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurut Gusnar, GKK tidak hanya menjadi perhelatan budaya tahunan. Kegiatan ini juga harus membuka peluang usaha bagi perajin dan pelaku UMKM Karawo.

“Gorontalo Karnaval Karawo bukan sekedar perhelatan budaya tahunan, melainkan wujud nyata upaya kita bersama untuk meningkatkan kesejahteraan warga Gorontalo. Melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terus kita kembangkan, saya berharap karnaval ini mampu membuka lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat, khususnya para perajin dan pelaku UMKM karawo, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh warga Gorontalo,” ujar Gusnar Ismail.

Karena itu, Pemprov Gorontalo berencana memperkuat kolaborasi dengan pihak swasta dalam penyelenggaraan GKK. Langkah tersebut bertujuan mendorong pengelolaan acara yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Selain itu, kolaborasi tersebut dapat membuka ruang bagi pengembangan inovasi dan aktivitas ekonomi masyarakat. Perajin Karawo dan pelaku UMKM juga mendapat peluang lebih besar untuk memperkenalkan produk mereka.

Pemerintah daerah juga menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan melalui GKK 2026. Kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara diharapkan ikut menggerakkan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif.

Selanjutnya, peningkatan aktivitas ekonomi diharapkan memperkuat ekosistem Karawo di Gorontalo. Perajin dan desainer dapat mengembangkan produk sekaligus memperluas pasar.

Dengan demikian, GKK 2026 tidak berhenti sebagai pertunjukan budaya. Pemerintah ingin menjadikan karnaval ini sebagai ruang promosi Karawo sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.